14 Maret 2019

Thre Bintang Fernandes, mahasiswa angkatan 2014 Teknik Pertanian Fateta Unand, yang berasal dari Bukittinggi,  dalam rangka menyelesaikan studi telah melakukan penelitian yaitu  mempelajari sifat aerodinamis dari beberapa varietas biji jagung pakan ternak di Sumatera Barat.  Sifat ini  dapat dimanfaatkan sebagai referensi  dalam perancangan alat atau mesin pascapanen jagung, seperti penentuan perbandingan  ukuran puli dari sumber tenaga kepada alat pemipil. Pengetahuan ini nantinya dapat digunakan untuk menentukan kecepatan angin yang efektif untuk proses pemisahan dari benda-benda asing. Thre melakukan penelitian dengan pembuatan perangkat pengukuran sifat aerodinamis,  mengukur sifat fisik jagung seperti diameter, massa 1000 biji, bulk densityangle of repose,angle of frictiongeometric mean diameter, dan sphericity. Pengamatan terhadap sifat aerodinamis mencakup kecepatan terminal, coefisien drag.  Hasil yang didapatkan dari pengolahan data adalah sifat aerodinamis beberapa varietas biji jagung pakan ternak meliputi kecepatan terminal dan koefisien drag, semakin tinggi level kadar air maka keecepatan teminal akan semakin meningkat. Semakin tinggi level kadar air maka koefisen drag akan semakin menurun. Thre dalam penyusunan skripsinya dibawah bimbingan Dr. Andasuryani STP, MSi dan Dr. Renny Eka Putri, STP, MP menyebutkan bahwa informasi dari penelitian ini dapat diaplikasikan sebagai pertimbangan untuk perancangan, pengembangan alat - mesin pascapanen yang menggunakan udara/ angin untuk memisahkan bahan, serta kecepatan udara yang dihasilkan harus disesuaikan dengan karakteristik masing-masing varietas. Dekan  Fateta, Dr. Ir Feri Arlius, MSc menyebutkan peneltian dasar seperti ini telah menjadikan khazanah riset di Fateta  menjadi beragam, dan nantinya alat mesin pertanian yang dibuat berdasarkan pengetahuan ini akan lebih aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

20 Januari 2019

Kabar gembira dari Ibuk Prof. Dr. Ir Novelina, MS, dosen senior pada Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unand bahwa keluaran penelitian beliau  telah melewati tahap formalitas untuk mendapatkan paten. Informasi tentang paten ini  berdasarkan surat yang dikeluarkan oleh Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No HKI.3-HI. 05.01.02.SID 201811196.


Judul paten Ibuk Prof Novelina adalah METODE PRODUKSI VINEGAR DARI TAPAI BERAS KETAN HITAM SECARA TRADISIONAL. Adapun tujuan paten  ini adalah untuk mendapatkan metode proses pembuatan Vinegar yang memiliki sifat fungsional untuk beberapa terapi kesehatan yang meliputi aktivitas antibakteri, pengurangan tekanan darah, aktivitas antioksidan, pengurangan efek diabetes, dan pencegahan penyakit kardiovaskular. Keberhasilan Ibuk Prof Novelina sangat di apresiasi oleh sejawat di Fateta Unand, terutama oleh dosen dosen muda, yaitu memotivasi mereka untuk berkarya.  Sebelumnya juga berkabar bahwa Dosen Fateta yaitu Deivy Andika Permata, S.Si, MSi., Dr.Ir Alfi Asben , M.SI dan Cesar Welya Refdi, S.TP, M.Si juga sedang dalam tahapan proses paten dengan judul Potensi Ekstrak Air Daun Kluwih sebagai Anti Hiper Glikemik.


Dekan Fateta Dr. Ir. Feri Arlius, MSc sangat mengapresiasi keberhasilan ini dan menyatakan bahwa kedepan penelitian dosen Fateta Unand dapat menghasilkan teknologi tepat guna - sederhana yang mampu memberikan nilai tambah dan nilai kreatif bagi masyarakat, dimana bahan baku berasal dari komoditi pertanian. 

09 Januari 2019

Setelah 10 tahun Fateta Unand berdiri, Jurusan/Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) telah hadir melengkapi keilmuan Teknologi Pertanian sesuai dengan keluarnya Surat Keputusan Mentri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 969/KPT/I/2018. Jurusan ini sudah di Izinkan untuk menerima mahasiswa baru pada Tahun Ajaran 2019.  Dekan Fateta Unand, Dr. Ir Feri Arlius MSc menyebutkan bahwa kehadiran TIP akan melengkapi ranah keilmuan Teknologi Pertanian di Fateta Unand, yaitu Teknologi Hasil Pertanian, Teknik Pertanian dan Teknologi Industri Pertanian.


Ketiga bidang ilmu ini akan saling menunjang, sebagaimana kebutuhan sekarang yaitu diperlukannya hilirisasi produk pertanian untuk memberi nilai tambah dan nilai kreatif. Lebih jaun disebutkan bahwa beberapa langkah strategis sudah disiapkan Fakultas untuk menyambut berdirinya Jurusan TIP, seperti pengelola Jurusan, kantor, jumlah mahasiswa dan hal teknis lainnya. 

20 September 2018

(Jum'at, 14 september 2018. Gedung Perpustakaan Pusat Lantai 5 Unand )

Assalamualaikum wr wb. Alhamdulillah telah dilaksanakan kegiatan Agritech Muslim Training 2018 yang di angkat kan oleh ISAT Unand untuk mahasiswa baru fakultas teknologi pertanian angkatan 2018. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan wawasan islam untuk adik2 baru dalam melewati dunia kampus nantinya. Kegiatan AMT 2018 ini di laksanakan selama 3 hari dengan pemateri yang luar biasa. Saat bapak dekan fakultas teknologi pertanian (Dr. Feri Arlius, M. Sc) menyampaikan kata sambutan nya, beliau menyebutkan bahwa apapun yg kita lakukan harus di awali dengan niat yg baik dulu kepada Allah swt.

Kemudian ketua umum ISAT VI (Zandra Makapur) menyampaikan beberapa targetan dari kegiatan AMT ini yaitu mudah-mudahan kedepannya sholat fardhu mahasiswa baru fateta lebih terjaga. Kemudian setiap hari ada baca ayat suci Al Quran, melaksanakan puasa sunnah dan ibadah yg lainnya yg biasa di laksanakan setiap harinya.
Kita sangat berharap kedepannya fakultas kita ini menjadi fakultas yang madani dan Rabbani. Aamiin ?