13 September 2017

Padang (Fakultas Teknologi Pertanian Unand) – Pada hari Rabu, 13 September 2017, di Gedung Convention Hall Universitas Andalas Kampus Limau Manis Padang diadakan Sidang Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke – 61 Universitas Andalas. Bapak Rektor, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA memimpin acara tersebut.  Pada acara tersebut dilakukan juga pemberian hadiah bagi dosen berprestasi tingkat Universitas Andalas. Dr. Eng Muhammad Makky, S.TP, M.Si mendapat penghargaan sebagai dosen berprestasi I tingkat Universitas Andalas.

29 Agustus 2017

Padang (Fakultas Teknologi Pertanian Unand) – Internasional symposium ini diselenggarakan oleh The United Graduate School of Agricultural Science Gifu University (UGSAS-GU) Japan pada tanggal 28 s/d 30 Agustus 2017. Pada symposium membahas tentang general isu dan solusi manajemen tanah, ilmu tanah, manajemen DAS, soil biology dan mikrobiologi dan kimia tanah. Pada symposium ini dipresentasikan sebanyak 16 Judul untuk oral presentasikan dan 25 poster dari mahasiswa S3 UGSAS – GU dan mahasiswa Basin Water Environmental Sciences (BWEL). Keynote Speech pada symposium ini adalah Prof. Yosushi Mori dari Okayama University, dan Assist. Prof. Yuki Kojima dari Gifu University. Acara diawali dengan Opening remark dari Prof. Masateru Senge (Dean of UGSAS-GU) dan welcome speech dari Prof. Fumiaki Suzuki (Executive Director and Vice President of Gifu University.

28 Agustus 2017

Padang (Fakultas Teknologi Pertanian Unand) – Fakultas Teknologi Pertanian UNAND pada hari Sabtu, 26 Agustus 2017 melakukan wisuda III tahun 2017 (sebagai kelanjutan wisuda Tingkat Universitas Andalas) di Gedung Perpustakaan UNAND Kampus Limau Manis, Padang. Jumlah wisudawan/wisudawati Fateta tersebut adalah  sebanyak 52 wisudawan/wisudawati, dengan rincian :

21 Agustus 2017

Padang (Fakultas Teknologi Pertanian Unand) – Seiring dengan peningkatan polusi udara yang disebabkan oleh emisi kendaraan bermotor, maka berbagai pihak mulai memikirkan cara dan solusi untuk mengurangi sumber pencemaran tersebut. Polusi udara akibat pembakaran kendaraan bermotor merupakan salah satu penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca dan mengakibatkan terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim. Penggunaan kendaraan bermotor rendah emisi serta pemberlakuan pembatasan emisi kendaraan oleh pemerintah merupakan bagian dari berbagai upaya untuk mengurangi dampak pemanasan global tersebut.