Teknologi Transportasi Cerdas Ramah Lingkungan UPM Malaysia berpeluang diterapkan di FATETA UNAND

21 Agustus 2017

Padang (Fakultas Teknologi Pertanian Unand) – Seiring dengan peningkatan polusi udara yang disebabkan oleh emisi kendaraan bermotor, maka berbagai pihak mulai memikirkan cara dan solusi untuk mengurangi sumber pencemaran tersebut. Polusi udara akibat pembakaran kendaraan bermotor merupakan salah satu penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca dan mengakibatkan terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim. Penggunaan kendaraan bermotor rendah emisi serta pemberlakuan pembatasan emisi kendaraan oleh pemerintah merupakan bagian dari berbagai upaya untuk mengurangi dampak pemanasan global tersebut.

Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang ramah-lingkungan (Green Campus), UPM Malaysia telah mengintroduksikan sistem transportasi electric yang memiliki kecerdasan buatan, sehingga dapat memberikan berbagai informasi seperti posisi kendaraan, durasi perjalanan yang telah ditempuh, pengguna kendaraan, dan sisa tenaga pada baterai. Kerjasama UPM Malaysia dengan Toyota Motor ini juga dapat diimplementasikan di FATETA Unand sebagai bagian dari upaya Universitas Andalas menuju Green Campus. Sebagai produsen mobil terbesar di Indonesia, kontribusi Toyota untuk menekan emisi kendaraan bermotor perlu di tingkatkan. Belajar dari keberhasilan UPM Malaysia dalam mengadopsi sistem transportasi cerdas dan ramah lingkungan tersebut, maka FATETA Unand perlu melakukan kerjasama serupa dengan Toyota Indonesia.

Read 148 times